Bidang Ketahanan Pangan dipimpin oleh Kepala Bidang yang berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas melalui Sekretaris. Bidang Ketahanan Pangan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis, fasilitasi, koordinasi serta pembinaan teknis dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, distribusi dan cadangan pangan, dan penganekaragaman dan keamanan pangan. Dalam melaksananan tugasnya Bidang Ketahanan Pangan mempunyai fungsi :

  • Penyusunan program kerja dibidang ketahanan pangan.
  • Penyiapan bahan dan perumusan kebijakan teknis dibidang ketahanan pangan.
  • Mengkoordinasi kegiatan dibidang ketahanan pangan.
  • Pembinaan dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang ketahanan pangan sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Penyelenggaraan urusan pemerintahan dibidang ketahanan pangan sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Penyelenggaraan kegiatan pelayanan dan administrasi dibidang ketahanan pangan sesuai peraturan perundang-undangan.
  • Pelaksanaan monitoring, evaluasi dan pelaporan terhadap pelaksanaan tugas dibidang ketahanan pangan.
  • Pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsi.

Bidang ketahanan pangan membawahi :

A. Seksi ketersediaan dan kerawanan pangan

Seksi ketersediaan dan kerawanan pangan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis serta pembinaan dibidang ketersediaan dan kerawanan panganUntuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan mempunyai fungsi :

  1. penyusunan program kerja Seksi Ketersediaan dan Kerawanan Pangan;
  2. pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan;
  3. penyiapan bahan koordinasi dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  4. penyiapan bahan pengkajian dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  5. penyiapan bahan penyusunan rumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  6. penyiapan bahan bimbingan teknis dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  7. penyiapan bahan pemantauan, evaluasi, supervisi dan pelaporan kegiatan dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan, penyediaan infrastruktur pangan, dan sumber daya ketahanan pangan lainnya;
  8. penyiapan bahan analisis dan kajian ketersediaan dan kerawanan pangan daerah;
  9. penyiapan bahan pengkajian penyediaan infrastruktur pangan;
  10. penyiapan data dan informasi untuk penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM);
  11. penyiapan data dan informasi untuk penghitungan Pola Pangan Harapan (PPH) ketersediaan pangan;
  12. penyiapan bahan pengembangan jaringan informasi ketersediaan dan kerawananpangan;
  13. penyiapan bahan koordinasi ketersediaan dan kerawananpangan dalam rangka menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN);
  14. pengendalian dan pengawasan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan;
  15. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang ketersediaan dan kerawanan pangan; dan
  16. pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

B. Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan.

Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis serta pembinaan dibidang distribusi dan cadangan pangan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan mempunyai fungsi :

  1. penyusunan program kerja Seksi Distribusi dan Cadangan Pangan;
  2. pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis dibidang distribusi dan cadangan pangan;
  3. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi dibidang distribusi dan cadangan pangan;
  4. penyiapan bahan koordinasi dibidang distribusi, harga dan cadangan pangan;
  5. penyiapan bahan analisis dan kajian dibidang distribusi, harga dan cadangan pangan;
  6. penyiapan bahan penyusunan rumusan dan pelaksanaan kebijakan dibidang distribusi, harga dan cadangan pangan;
  7. penyiapan bahan bimbingan teknis dan supervisi dibidang distribusi,harga dan cadangan pangan;
  8. penyiapan data dan informasi rantai pasok dan jaringan distribusi pangan;
  9. penyiapan pengembangan kelembagaan distribusi pangan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pangan;
  10. penyiapan bahan penyusunan prognosa neraca pangan;
  11. penyiapan pengumpulan data harga pangan di tingkat produsen dan konsumen untuk panel harga;
  12. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang distribusi dan cadangan pangan;
  13. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang distribusi dan cadangan pangan; dan
  14. pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.

C. Seksi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan.

Seksi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, mempunyai tugas mengumpul dan mengolah bahan perumusan kebijakan teknis serta pembinaan dibidang penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Seksi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan mempunyai fungsi :

  1. penyusunan program kerja Seksi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan;
  2. pengumpulan, pengolahan bahan dan perumusan kebijakan teknis dibidang penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  3. pelaksanaan koordinasi dan fasilitasi dibidang penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  4. penyusunan bahan rumusan kebijakan daerah dibidang konsumsi pangan, penganekaragaman pangan dan keamanan pangan;
  5. pelaksanaan kebijakan dibidang konsumsi pangan, penganekaragaman pangan, dan keamanan pangan;
  6. pelaksanaan pemberian bimbingan teknis dan supervisi dibidang konsumsi pangan, penganekaragaman pangan, dan keamanan pangan;
  7. penyiapan pemantapan program dibidang konsumsi pangan, penganekaragaman pangan, dan keamanan pangan;
  8. penyiapan pelaksananaan komunikasi, informasi dan edukasi penganekaragaman konsumsi pangan;
  9. penyiapan bahan penyusunan program, koordinasi, pengaturan, pengendalian dan evaluasi dibidang konsumsi pangan, penganekaragaman konsumsi pangan, dan keamanan pangan;
  10. pengendalian dan pengawasan pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan;
  11. pelaksanaan monitoring, evaluasi dan penyusunan laporan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi dibidang penganekaragaman konsumsi dan keamanan pangan; dan
  12. pelaksanaan tugas kedinasan lainnya yang diberikan oleh pimpinan sesuai dengan tugas dan fungsinya.